Semangat Gotong Royong Warga Dusun Nyangkom dalam Kerja Bakti Pemeliharaan Tanah Wakaf Pemakaman

SINTANG — Warga Dusun Nyangkom, Desa Nyangkom, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, melaksanakan kegiatan kerja bakti di area tanah wakaf yang diperuntukkan sebagai lokasi pemakaman umum, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kebersamaan dan menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta nilai-nilai sosial yang telah lama dijunjung tinggi.

Kerja bakti tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Waktu pelaksanaannya ditentukan melalui musyawarah bersama warga, sehingga mencerminkan semangat partisipatif dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sejak pagi hari, warga secara sukarela terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari membersihkan rumput liar hingga merapikan area sekitar makam. Selain menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.

Kepala Desa Nyangkom, Albertus Herkolanus, menyampaikan bahwa pemerintah desa pada prinsipnya mendukung setiap kegiatan positif yang dilaksanakan masyarakat di seluruh wilayah desa.

“Kegiatan gotong royong seperti ini merupakan bagian dari nilai kebersamaan yang terus hidup di masyarakat desa. Pemerintah desa tentu memberikan dukungan terhadap setiap inisiatif warga di berbagai dusun, baik di Dusun Nyangkom maupun dusun lainnya, karena hal ini sangat penting dalam menjaga fasilitas umum serta mempererat hubungan sosial. Saya sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga yang terus terjaga hingga saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Nyangkom Hulu, Paskalis Adi, menjelaskan bahwa kegiatan ini diawali dengan musyawarah bersama warga guna menentukan waktu pelaksanaan agar seluruh masyarakat dapat berpartisipasi.

“Kami selalu mengedepankan musyawarah dalam setiap kegiatan, agar pelaksanaannya tidak mengganggu aktivitas warga. Antusiasme masyarakat sangat baik, dan ini menunjukkan kesadaran bersama dalam menjaga kepentingan umum,” ungkapnya.

Tanah wakaf pemakaman sebagai fasilitas umum memiliki nilai penting bagi masyarakat, baik dari sisi sosial maupun kultural. Oleh karena itu, pemeliharaan dan perawatannya menjadi tanggung jawab bersama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta solidaritas sosial di seluruh wilayah Desa Nyangkom dapat terus terjaga dan berkembang secara berkelanjutan.

Editor: PRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *