SINTANG – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang dari Fraksi PDI Perjuangan, Yohanes Rumpak, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Ajakan itu disampaikan menyusul pengungkapan kasus sabu seberat 57 kilogram yang sempat menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu. Peristiwa tersebut dinilai menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan perlu terus diperkuat secara bersama-sama.
Yohanes Rumpak menyampaikan apresiasi terhadap aparat penegak hukum yang telah bekerja dalam mengungkap kasus tersebut. Ia menilai, langkah tersebut menunjukkan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah.
“Pengungkapan kasus ini mencerminkan keseriusan aparat dalam menjaga keamanan masyarakat dari ancaman narkotika. Namun demikian, upaya ini memerlukan dukungan kolektif dari seluruh elemen masyarakat agar hasilnya lebih optimal,” ujar Yohanes.
Jumat, 20 maret 2026.
Di sisi lain, ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan. Warga diharapkan tidak hanya menjaga lingkungan masing-masing, tetapi juga meningkatkan kepekaan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di sekitarnya.
“Kewaspadaan harus dibangun mulai dari lingkungan terdekat. Apabila ditemukan indikasi yang mencurigakan, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut,” tegasnya.
Selain itu, peran keluarga juga dinilai memiliki kontribusi penting, terutama dalam memberikan pengawasan dan edukasi kepada generasi muda. Pendekatan ini dianggap sebagai bagian dari langkah preventif yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.
“Lingkungan keluarga merupakan fondasi utama dalam pencegahan. Orang tua perlu memperkuat komunikasi, memberikan pemahaman sejak dini, serta mengawasi pergaulan anak secara bijak,” tambahnya.
Yohanes Rumpak juga mendorong agar sosialisasi mengenai bahaya narkoba terus digencarkan, baik melalui lembaga pendidikan maupun kegiatan kemasyarakatan. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap dampak negatif narkotika.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat perlu terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Dengan kolaborasi yang solid dan berkesinambungan, upaya pencegahan serta penanganan narkotika diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan Kabupaten Sintang dapat terus menjaga stabilitas sosial serta memberikan ruang yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda di masa mendatang.












