ICDN Sintang Dorong Intelektual Dayak Berbasis Data dan Teknologi

SINTANG – Dewan Pengurus Daerah Ikatan Cendikiawan Dayak Nasional (DPD ICDN) Kabupaten Sintang periode 2025–2030 menggelar seminar perdana di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini mengangkat tema penguatan mental intelektual Dayak di tengah perkembangan globalisasi dan teknologi.

Seminar menghadirkan tiga narasumber, yakni Rektor Universitas Kapuas Sintang Dr. Antonius, S.Hut., M.P, Wakil Ketua Bidang Nonakademik STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Herpanus, S.P., M.A., Ph.D, serta Vikaris Jenderal Keuskupan Sintang RD Leonardus Miau. Diskusi dipandu oleh moderator Michelle Eko Hardian.

Dalam pemaparannya, Antonius menekankan pentingnya perubahan cara berpikir intelektual Dayak agar mampu bersaing di era modern. Ia menilai, pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi harus menjadi pijakan utama.

“Kita harus memiliki kemampuan berpikir logis, membaca fakta di lapangan, dan mengedepankan sains teknologi. Intelektual Dayak harus beranjak dari penjaga tradisi menjadi pengambil kebijakan berbasis data,” ujar Antonius.

Ia juga mendorong ICDN Sintang untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kajian ilmiah. Menurutnya, potensi sumber daya alam Sintang yang besar harus diimbangi dengan strategi tepat agar mampu menekan angka kemiskinan.

“Saya mendorong ICDN membantu pemerintah dengan kajian yang konkret agar ada cara efektif menurunkan kemiskinan. Sintang kaya sumber daya, tetapi masih banyak masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan,” tambahnya.

Selain itu, Antonius turut menyoroti tantangan sosial seperti peredaran narkoba dan pergaulan bebas yang dinilai dapat mengancam generasi muda Dayak.

Melalui seminar ini, ICDN Sintang diharapkan menjadi ruang lahirnya pemikiran kritis dan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk kemajuan masyarakat Dayak di daerah.

Editor: PRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *