SINTANG – Seminar yang digelar DPD ICDN Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (18/4/2026), tidak hanya membahas aspek akademik, tetapi juga menyoroti peran intelektual Dayak dalam mendorong perubahan sosial.
Kegiatan ini menghadirkan Herpanus, S.P., M.A., Ph.D sebagai salah satu narasumber utama yang mengangkat tema peran intelektual Dayak dalam transformasi sosial masyarakat.
Menurut Herpanus, revolusi intelektual Dayak merupakan upaya untuk menghidupkan kembali nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat adat. Hal tersebut harus dilakukan melalui pendekatan pendidikan yang kuat dan berbasis kearifan lokal.
Ia menjelaskan bahwa perubahan sosial tidak dapat dilepaskan dari peran aktif kaum intelektual dalam memperjuangkan ruang hidup masyarakat adat serta membangun kedaulatan pengetahuan.
“Revolusi intelektual adalah upaya revitalisasi nilai budaya Dayak dengan kedaulatan pengetahuan, pendidikan yang berakar, serta advokasi terhadap ruang hidup masyarakat adat,” jelas Herpanus.
Seminar ini juga menghadirkan dua narasumber lainnya, yakni Dr. Antonius dan RD Leonardus Miau, dengan moderator Michelle Eko Hardian.
Melalui forum tersebut, para peserta diajak untuk memahami bahwa intelektual Dayak tidak hanya berperan dalam dunia akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang mampu menjawab berbagai tantangan di masyarakat.
Kegiatan ini menjadi langkah awal ICDN Sintang dalam memperkuat peran strategis intelektual Dayak, khususnya dalam membangun masyarakat yang lebih berdaya, beridentitas, dan mampu menghadapi dinamika zaman.












