SINTANG – Persiapan Pekan Gawai Dayak ke-XIII Kabupaten Sintang mulai dilakukan lebih awal. Kegiatan budaya tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli sampai 2 Agustus 2026.
Pembentukan panitia dilakukan melalui rapat perdana yang digelar di rumah kediaman Toni di Desa Jerora Satu, Kecamatan Sintang, Sabtu (9/5/2026). Dalam rapat itu, Toni kembali dipercaya memimpin kepanitiaan untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Toni mengatakan, keberlanjutan kepanitiaan sebelumnya dianggap penting agar proses persiapan dapat berjalan lebih efektif. Menurutnya, pengalaman pada pelaksanaan tahun lalu menjadi modal untuk meningkatkan kualitas kegiatan tahun ini.
“Kami ingin persiapan dilakukan lebih matang sejak awal. Karena itu banyak panitia lama kembali dilibatkan agar koordinasi lebih mudah,” ungkap Toni.
Ia menilai Gawai Dayak memiliki arti penting bagi masyarakat, bukan hanya sebagai agenda budaya, tetapi juga bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kehidupan dan hasil yang diperoleh masyarakat.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dianggap sebagai ruang mempererat persaudaraan antarwarga sekaligus memperkenalkan budaya Dayak kepada generasi muda.
“Gawai Dayak adalah bagian dari identitas budaya yang harus terus dijaga bersama. Kami berharap masyarakat ikut mendukung agar acara berjalan baik dan lancar,” katanya lagi.
Panitia juga menyebutkan bahwa tahun ini terdapat rencana kedatangan tamu dari Malaysia untuk menghadiri kegiatan tersebut. Hal itu dinilai menjadi kesempatan baik dalam memperkenalkan adat dan budaya Dayak Sintang ke tingkat yang lebih luas.
Berbagai rangkaian kegiatan budaya, seni tradisional, hingga hiburan rakyat direncanakan kembali meramaikan pelaksanaan Gawai Dayak tahun ini. Panitia berharap seluruh masyarakat dapat menikmati kegiatan dengan suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
“Kami mengundang masyarakat untuk datang dan ikut meramaikan acara dengan tetap menjaga ketertiban bersama,” tutup Toni.












