SINTANG – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyampaikan bahwa proses open bidding Jabatan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang Tahun 2026 merupakan proses yang kompetitif dan tidak mudah bagi seluruh peserta.
Hal tersebut disampaikan GH Bala saat melantik 14 Pejabat Tinggi Pratama hasil seleksi terbuka di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (26/5/2026).
Menurut Bala, banyak peserta yang memiliki kemampuan baik, namun keterbatasan formasi membuat tidak semua peserta bisa menduduki jabatan yang diperebutkan.
“Tentu ada sebagian yang belum bisa berdiri di sini. Itu juga bukan karena kita jahat, bukan karena kita pilih kasih. Terutama itu disebabkan oleh sistem piramid yang makin ke atas makin mengerucut, tidak memberikan ruang yang cukup kepada kawan-kawan yang ikut kontestan itu,” terang GH Bala.
Ia mengatakan rasa kecewa dari peserta yang belum berhasil merupakan hal yang wajar dalam sebuah kompetisi jabatan.
“Kalau ada yang kesal, ada yang kecewa ya itu menunjukkan mereka bagian dari manusia dan umumnya kita maklumi, kita hargai,” tambahnya.
GH Bala juga menegaskan dirinya siap bertanggung jawab terhadap keputusan yang telah diambil dalam proses pengisian jabatan tersebut.
“Kalau memang harus disalahkan, salahkan saja bupati. Saya siap salah. Tapi secara aturan saya sudah merasa tidak bersalah,” tegasnya.
Sebanyak 14 pejabat yang dilantik akan mengisi sejumlah posisi strategis, mulai dari Inspektorat, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, hingga Direktur RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang.












