SINTANG – Penanganan stunting di Kabupaten Sintang terus didorong melalui kerja sama berbagai pihak. Selain program yang dijalankan pemerintah daerah, keterlibatan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dinilai turut memperkuat upaya meningkatkan kesehatan dan gizi anak.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang menilai kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan stunting. Dukungan dari dunia usaha dinilai dapat membantu memperluas jangkauan program, terutama dalam pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak yang berisiko mengalami stunting.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Rosa, menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi dukungan perusahaan yang turut berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam penanganan masalah gizi di masyarakat.
Menurutnya, stunting merupakan persoalan yang memerlukan perhatian bersama karena tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik anak, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh sebab itu, keterlibatan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar program penanganan dapat berjalan lebih optimal.
“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Dukungan dari sektor swasta dan masyarakat sangat membantu dalam memperkuat upaya yang sedang dijalankan,” ujarnya.
Melalui program CSR, perusahaan menyalurkan bantuan berupa paket nutrisi kepada masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anak berisiko stunting. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sehingga proses tumbuh kembang mereka dapat berlangsung dengan lebih baik.
Selain bantuan nutrisi, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi sejak dini.
Pemerintah Kabupaten Sintang sendiri terus menempatkan penanganan stunting sebagai salah satu program prioritas pembangunan daerah. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan upaya menekan angka stunting di Kabupaten Sintang dapat berjalan lebih efektif sekaligus menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.












