BPKAD Sintang Kawal Percepatan Hibah Lahan Bandara Tebelian

SINTANG – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, mendampingi Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, dalam peninjauan ke Bandar Udara Tebelian pada Selasa, 31 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari langkah koordinatif pemerintah daerah dalam mendukung percepatan proses hibah lahan kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Harysinto Linoh menegaskan komitmen BPKAD untuk memastikan seluruh proses hibah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan aset daerah harus dilakukan secara tertib, transparan, dan akuntabel, sehingga setiap tahapan dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Kami terus melakukan koordinasi dan pendampingan dari sisi administrasi maupun legalitas aset. Harapannya, proses hibah lahan ini dapat diselesaikan sesuai target, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Peninjauan ini juga menjadi bagian dari tindak lanjut atas arahan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, S.Sos., M.Si., yang mendorong percepatan penyelesaian hibah lahan sebagai dasar pengembangan Bandara Tebelian ke depan. Pemerintah Kabupaten Sintang memandang langkah ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan konektivitas wilayah secara berkelanjutan.

Harysinto menambahkan bahwa target penyelesaian hibah lahan direncanakan pada April 2026. Dengan selesainya proses tersebut, diharapkan rencana induk (master plan) pengembangan bandara dapat segera direalisasikan oleh pihak terkait.

Menurutnya, keberadaan Bandara Tebelian memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Oleh karena itu, pengembangan bandara perlu didukung melalui sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap peningkatan fasilitas dan kapasitas bandara dapat membuka peluang layanan penerbangan yang lebih luas, termasuk kemungkinan operasional pesawat berbadan besar. Hal ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui langkah yang terencana dan kolaboratif, upaya percepatan hibah lahan ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam pengembangan sektor transportasi udara di Kabupaten Sintang, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat secara luas.

Editor: PRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *