Sintang, 6 Oktober 2025 – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Bidang Pencarian dan Pertolongan (SAR) yang diselenggarakan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pontianak. Acara pembukaan ini berlangsung di Pendopo Bupati Sintang dan dihadiri langsung oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala.
Dalam sambutannya, Bupati Bala menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, tujuan pelatihan ini sangat baik, yakni untuk memastikan masyarakat tidak panik saat menghadapi bencana, serta mampu mengambil langkah-langkah yang tepat dan efektif dalam menolong diri sendiri maupun orang lain. Lebih lanjut, Bala juga menyoroti pentingnya pendanaan operasional yang memadai bagi para petugas SAR agar dapat bekerja optimal.
Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana
Lasarus, yang merupakan Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Barat, memaparkan pentingnya bagi setiap anggota masyarakat untuk menguasai langkah-langkah dasar dalam menghadapi bencana. Ia mengingatkan bahwa meskipun potensinya kecil, beberapa wilayah di daerah seperti Ketungau dan Silat di Kapuas Hulu memiliki potensi gempa.
“Sintang sebagai daerah pertemuan dua sungai besar juga kerap dilanda banjir. Tahun 2022 bahkan terjadi banjir besar dan cukup lama,” ujar Lasarus. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pelatihan SAR ini merupakan bekal penting bagi peserta dan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
Perjuangan Pembangunan Infrastruktur: Dana Inpres Jalan Terbesar untuk Sintang
Selain isu kesiapsiagaan bencana, Lasarus juga menggunakan kesempatan tersebut untuk memaparkan beberapa hal penting terkait pembangunan infrastruktur yang ia perjuangkan melalui Komisi V.
Ia menyampaikan kabar baik bahwa tahun ini, Kabupaten Sintang mendapatkan alokasi dana Inpres Jalan Daerah (IJD) terbesar di Kalimantan Barat. Lasarus mengakui bahwa Sintang, meski merupakan salah satu kabupaten tertua, justru masih tergolong paling tertinggal di Kalbar.
“Pak Bala ini komunikasinya baik ke semua lini, begitu juga ke Pemerintah Pusat (Pempus). Sinergi tersebut tentu memudahkan kita membawa Pembangunan ke sini,” puji Lasarus, menyoroti peran penting koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat.
Dalam rangka masa resesnya kali ini, Lasarus juga membawa sekitar 70 pejabat dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perhubungan. Rombongan tersebut dijadwalkan meninjau berbagai pembangunan dan kendalanya di tiga kabupaten, yaitu Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu, sebagai bagian dari upaya memastikan program pembangunan berjalan efektif.












