Sebastian Jaba: Penanganan Macet Sintang Perlu Jangka Pendek dan Panjang

SINTANG – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba, menilai langkah penanganan kemacetan di ruas Jalan Lintas Melawi yang tengah didorong oleh Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, sudah berada pada arah yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Menurut Sebastian, persoalan kemacetan di kawasan tersebut tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu pendekatan saja. Diperlukan strategi yang menyentuh kebutuhan jangka pendek sekaligus jangka panjang agar dampaknya lebih efektif dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, pelebaran jalan menjadi salah satu solusi yang dapat dilakukan dalam waktu relatif cepat untuk mengurangi kepadatan kendaraan. Sementara itu, pembangunan jembatan baru dinilai sebagai langkah jangka panjang yang mampu memberikan dampak lebih luas terhadap kelancaran arus lalu lintas di masa mendatang.

“Penanganan kemacetan harus dilakukan secara bertahap. Ada yang bisa langsung dirasakan dalam waktu dekat, ada juga yang membutuhkan proses lebih panjang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sebastian mengungkapkan bahwa kemacetan di Lintas Melawi selama ini telah berdampak cukup signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Tidak hanya menghambat mobilitas harian warga, kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap distribusi barang dan kelancaran kegiatan ekonomi.

Karena itu, ia menilai upaya peningkatan infrastruktur di kawasan tersebut memang sudah sangat mendesak untuk direalisasikan. Menurutnya, perbaikan akses jalan dan pembangunan fasilitas pendukung lainnya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas.

Sebastian juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran program tersebut. Ia menilai, koordinasi yang baik akan mempercepat proses pelaksanaan di lapangan.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa kesiapan di tingkat daerah juga menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan. Salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius adalah proses pembebasan lahan, yang kerap menjadi tantangan dalam proyek infrastruktur.

“Kalau persoalan lahan bisa diselesaikan dengan baik, maka proses pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan lancar,” katanya.

Sebastian berharap seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, dapat memberikan dukungan terhadap upaya penanganan kemacetan ini. Dengan adanya dukungan bersama, ia optimistis program tersebut dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata.

Ia pun menaruh harapan agar langkah ini mampu menghadirkan perubahan positif, terutama dalam meningkatkan kelancaran arus lalu lintas serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Sintang.

“Yang paling penting, masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.

Editor: PRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *