SINTANG – Kondisi ruas jalan Sintang–Semubuk–Seputau 3 yang mengalami kerusakan cukup parah kembali menjadi perhatian masyarakat di Kecamatan Ketungau Hilir. Dalam pertemuan yang digelar di Aula Kantor Camat Ketungau Hilir pada Rabu (13/5/2026), masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Ketungau Bersatu menyampaikan harapan agar pemerintah segera mempercepat penanganan infrastruktur jalan tersebut.
Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah kepala desa, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah kecamatan. Dalam forum itu, warga menyampaikan bahwa kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat, terutama akses transportasi, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
Salah seorang tokoh masyarakat Ketungau Hilir menyampaikan bahwa masyarakat berharap ada langkah nyata agar kondisi jalan dapat segera diperbaiki.
“Kami hanya berharap jalan ini bisa segera ditangani karena masyarakat sangat bergantung pada akses tersebut untuk aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Masyarakat juga meminta adanya kepastian terkait jadwal pengerjaan jalan serta penanganan sementara di titik-titik yang mengalami kerusakan berat agar tetap dapat dilalui kendaraan.
Menanggapi hal tersebut, Camat Ketungau Hilir, Benediktus Hengky Saputra, mengatakan bahwa aspirasi masyarakat telah diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
“Kami memahami harapan masyarakat terkait percepatan perbaikan jalan. Pemerintah daerah sudah menyampaikan persoalan ini kepada pemerintah provinsi karena status ruas tersebut merupakan jalan provinsi,” kata Benediktus Hengky Saputra.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah merencanakan pengerjaan ruas jalan Sintang–Semubuk pada tahun 2026 dengan alokasi anggaran sekitar Rp15 miliar. Namun saat ini prosesnya masih berada pada tahap lelang.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah Ketungau Hilir agar dapat membantu penanganan sementara di beberapa titik jalan yang rusak.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif sambil menunggu proses pengerjaan berjalan,” tambahnya.
Masyarakat berharap rencana perbaikan yang telah disampaikan pemerintah dapat segera terealisasi sehingga akses transportasi di wilayah Ketungau Hilir kembali lancar dan aman dilalui.












