SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang terus menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama. Hal ini disampaikan dalam dialog Program “Bupati Menyapa” bersama RRI Sintang, Kamis (16/4/2026).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, Mursalin, menegaskan bahwa arah pembangunan daerah sudah jelas, yakni memperkuat infrastruktur dasar demi menunjang kesejahteraan masyarakat.
“Perlu kami sampaikan bahwa visi Bupati Sintang adalah terwujudnya Kabupaten Sintang yang maju, sejahtera, berkualitas, dan berkelanjutan. Salah satu misi utamanya adalah meningkatkan infrastruktur dasar,” ujar Mursalin.
Ia menjelaskan, Dinas PU memiliki peran strategis, terutama dalam pembangunan jalan, jembatan, dan irigasi. Namun demikian, penanganan infrastruktur juga melibatkan perangkat daerah lain seperti Perkim dan Tata Ruang.
Dengan luas wilayah mencapai 21.635 km², kebutuhan infrastruktur di Sintang tergolong tinggi, terlebih hampir separuh wilayah merupakan kawasan perkebunan. Kondisi ini menuntut akses jalan yang memadai untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Saat ini, panjang jalan kabupaten mencapai sekitar 1.787 km. Namun, kondisi jalan yang mantap baru mencapai 13,13 persen atau sekitar 230 km saja.
“Adapun kondisi jalan lainnya umumnya masih berupa tanah atau mengalami rusak ringan hingga berat, terutama pada akses menuju kecamatan dan desa. Hal ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kami,” jelasnya.
Menurut Mursalin, keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam percepatan pembangunan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis dan dukungan dari berbagai pihak.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi agar pembangunan tetap berjalan. Harapannya, perbaikan infrastruktur dapat dilakukan secara bertahap sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.












