Berita  

Lasarus: Sosok Pecinta Lingkungan

Kesehariaan Lasarus, Anak Peladang ketika Pulang Kampung

SINTANG – Daya tarik Ibu Kota Jakarta dengan segala kemudahan hidupnya tidak membuat Lasarus melupakan kampung halaman. Di sela-sela kesibukannya, ia selalu menyempatkan diri untuk pulang. “Suasana asri kampung halaman, terutama hutan Kalimantan, bagi saya adalah kemewahan. Hal seperti ini tidak ada di kota besar atau dalam kehidupan modern yang dikejar banyak orang,” ujar Lasarus.

Di Sintang, Lasarus masih aktif berladang dan berkebun durian serta buah-buahan endemik Kalimantan. Saat ditemui di kebunnya yang terletak di kaki Gunung Kelam, ia tampak asyik merawat pohon durian yang ditanamnya. “Ini jenis durian Musang King. Saya juga menanam banyak buah-buahan lokal. Saya ingin suatu saat nanti ada peninggalan untuk anak cucu, baik berupa hasil yang bisa mereka petik maupun semangat untuk mencintai lingkungan,” ujarnya.

Kesibukan Lasarus sebagai politisi nasional, Ketua Komisi V DPR RI, sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat tidak membuatnya terjebak dalam rutinitas formal. Ia selalu menyediakan waktu untuk menjalani hobi positif seperti bertualang di alam, memelihara ikan, berkebun, hingga berladang, sebuah kegiatan yang telah ia tekuni sejak kecil di kampung halamannya di Pauh, Desa Kayan Hilir, Sintang. “Leluhur kita mengajarkan filosofi dan cara hidup yang luar biasa. Kalau bukan kita, siapa lagi yang harus melestarikannya? Saya melihat ada keseimbangan yang diajarkan leluhur dalam aktivitas sehari-hari mereka,” tambah Lasarus.

Lasarus juga menuturkan bagaimana nenek moyang masyarakat Dayak menjaga kelestarian alam dengan membuat siklus perladangan, memelihara tembawang (hutan), serta melindungi hutan ulayat adat. “Generasi muda harus selalu ingat dengan nilai-nilai tersebut. Lestarikan hutan dan jaga tanah sebagai harta paling berharga yang diwariskan oleh leluhur kita,” tutup Lasarus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *