Berita  

Panggi Lasarus Reses di Sintang, Fokus Aspirasi dan Infrastruktur

Reses Ketua Komisi IV DPRD Prov Kalbar, Panggi Pratama Putra Lasarus

SINTANG – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Panggi Pratama Putra Lasarus, melaksanakan kegiatan reses di dua desa di Kabupaten Sintang, yaitu Desa Merempit Baru, Kecamatan Dedai, dan Desa Pauh Desa, Kecamatan Kayan Hilir, pada Jumat (6/12/2024).

Acara reses dimulai dengan kunjungan ke Desa Merempit Baru dengan sambutan hangat dari masyarakat yang diwarnai dengan ritual adat pemotongan ompong tebu sebagai tanda penghormatan kepada tamu.

Dalam sambutannya, Panggi mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Desa Merempit Baru atas kepercayaan yang diberikan kepadanya pada Pemilu sebelumnya. Ia juga menyampaikan salam hormat kepada warga, mengingat bahwa dirinya tidak hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga ayahnya, Bapak Lasarus, yang baru terpilih kembali sebagai anggota DPR RI dan kini menjabat sebagai Ketua Komisi V DPR RI.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya. Saya tidak hanya mewakili diri saya, tetapi juga mewakili ayah saya, Bapak Lasarus, yang kini kembali terpilih sebagai anggota DPR RI,” ujar Panggi.

Panggi menjelaskan bahwa tujuan utama dari reses ini adalah untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat dan memberikan penjelasan terkait rencana serta program pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan, khususnya di wilayah Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, dan Kabupaten Kapuas Hulu.

“Melalui reses ini, saya berharap dapat mempererat komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah, sehingga setiap aspirasi yang muncul bisa segera ditindaklanjuti demi kemajuan bersama,” lanjut Panggi.

Selain itu, Panggi juga menyoroti pentingnya infrastruktur, terutama dalam hal perbaikan jalan. Ia menyatakan komitmennya untuk mengawal peningkatan ruas jalan Simpang Medang-Nanga Mau yang menjadi salah satu prioritasnya.

“Pengerjaan ruas jalan Simpang Medang-Nanga Mau adalah salah satu prioritas yang akan saya suarakan di provinsi. Saya akan pelajari dulu mekanismenya bagaimana, karena saya lihat jalan tersebut sudah masuk dana Inpres. Jika dana Inpres tidak mencakup hingga ke sini, saya akan berusaha melanjutkan dengan dana provinsi,” jelas Panggi.

Panggi menegaskan bahwa ia akan berupaya maksimal untuk memastikan perbaikan jalan tersebut bisa terealisasi. Ia juga mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk menyampaikan usulan-usulan lainnya, seperti masalah jalan tani, normalisasi sungai, irigasi, dan lapangan voli.

“Jika ada usulan lainnya, silakan diajukan secara tertulis dan sudah dilegalisasi agar lebih mudah untuk saya perjuangkan di rapat-rapat nanti.” tegas Panggi.

Di akhir reses, Panggi berharap meskipun semua usulan tidak dapat terealisasi dalam waktu dekat, setidaknya ada satu atau dua program yang bisa segera dilaksanakan dan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Kita harus berbagi dengan daerah lain, tetapi saya akan pastikan apa yang menjadi prioritas di dapil kita tetap saya suarakan dan perjuangkan,” tutup Panggi.

Kegiatan reses ini dihadiri oleh masyarakat setempat, tokoh adat, tokoh agama serta pemerintah Desa Merempit Baru dan berlangsung dengan diskusi konstruktif mengenai berbagai isu yang dihadapi masyarakat serta potensi pembangunan di desa tersebut. (SPD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *