Ratusan Pelajar Ikuti Seleksi Paskibraka Sintang 2026, Fokus pada Jiwa Nasionalisme

SINTANG – Suasana Gedung Indoor Apang Semangai, Kabupaten Sintang, tampak semarak saat Pemerintah Kabupaten Sintang membuka secara resmi rangkaian seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menjaring generasi muda terbaik yang akan mengemban tugas penting pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengangkat tema “Kaderisasi Calon Pemimpin Bangsa Berkarakter Pancasila”, proses seleksi tahun ini tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan fisik, tetapi juga pada pembentukan karakter, disiplin, serta pemahaman nilai-nilai kebangsaan. Para peserta yang mengikuti seleksi merupakan perwakilan dari berbagai SMA dan sederajat di Kabupaten Sintang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sintang, Abdul Syufriadi, S.H., M.Si, mengungkapkan bahwa animo pelajar untuk mengikuti seleksi Paskibraka cukup tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 196 orang dari 28 sekolah. Setelah melalui tahapan verifikasi administrasi, sebanyak 173 peserta dinyatakan memenuhi syarat, terdiri dari 96 laki-laki dan 77 perempuan.

“Seleksi ini bukan sekadar mencari petugas pengibar bendera, tetapi juga membentuk generasi muda yang berjiwa nasionalis dan memiliki karakter kuat sebagai calon pemimpin masa depan,” ujarnya.

Meski demikian, jumlah peserta yang nantinya akan ditetapkan sebagai anggota Paskibraka mengalami pengurangan dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya mencapai 45 orang, tahun ini hanya akan dipilih 33 orang. Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari penyesuaian anggaran daerah pada APBD 2026.

Di sisi lain, panitia juga melakukan penyesuaian terhadap standar tinggi badan peserta. Hal ini dilakukan agar lebih banyak pelajar daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi. Pemerintah daerah pun telah berkoordinasi dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan memperoleh persetujuan untuk menurunkan batas minimal tinggi badan menjadi 167 cm bagi putra dan 162 cm bagi putri.

Dengan berbagai tahapan yang akan dilalui, diharapkan peserta yang terpilih nantinya benar-benar merupakan putra-putri terbaik Sintang yang tidak hanya siap menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga mampu menjadi teladan di lingkungan masyarakat.

Editor: PRD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *